Lontong Malam Insomnia, Kuliner yang Lagi Hits di Medan

Destinasi wisata yang menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung ke Kota Medan, tak hanya berupa gedung-gedung tua bersejarah. Melainkan juga kelezatan kuliner-kuliner khas Kota Medan.

Satu di antara kuliner yang tengah hits belakangan ini, adalah lontong sebagai sebagai menu makan malam di Kota Medan.

Warung lontong malam memang kini tengah menjamur di Kota Medan. Akan tetapi, dari sekian tempat lontong malam yang ditemui di Kota Medan, Lontong Malam Insomnia menjadi pusat perhatian sebagian kalangan milineal Kota Medan.

Lontong Malam Insomnia termasuk kuliner hits saat ini di Kota Medan. Salah satu pengunjung, Erdian, mengaku, makan lontong di Lontong Malam Isnomnia karena mendengar kabar terkait kelezatan lontong tersebut dari sahabatnya.

“Saya berkunjung, ke Lontong Malam Insomnia ini karena dengar kabar dari sahabat saya. Bahwa lontong di sini enak sekali dan lagi hits aja ya diperbincangkan terkait kelezatannya. Setelah saya makan memang benar, rasa lontongnya membawa saya ke masa kecil, dalam artian rasanya sangat original,” ujar Erdia, warga Medan Johor.

Lontong Malam Insomnia juga mencuri perhatian para wisatawan nasional dan mancanegara. Kini, Lontong Malam Isomnia ini juga banyak dipesan melalui aplikasi online, seperti Grabfood dan Gofood.

Pemilik Lontong Malam Insomnia, Muhammad Taufik Ginting, mengisahkan, pada awalnya Lontong Malam Isnomnia dijual melalui online saja. Namun, pemesanan dari aplikasi oline banyak permintaan, seperti Gofood dan Grabfood.

Melihat peluang bisnis lebih besar, Taufik pun mulai menjual lontong malam secara manual. Kini Lontong Malam Isnomnia beroperasi di dua ruko sekaligus.

“Jadi awalnya 2018 Lontong Malam Isnomnia berjualan di Cafe Insomnia Jalan Setia Budi, namun dapat rezeki pindah ke Jalan Abadi, No A03, Komplek Via Setia Budi Abadi, dengan Nama Lontong Malam Insomnia. Pertama, niatnya jualan di sini untuk jual hanya oline saja, maka buka satu ruko. Namun banyaknya permintaan, maka buka lah dua ruko untuk berjualan Lontong Malam Insomnia ini,” tuturnya.

Owner Lontong Malam Insomnia, Muhammad Taufik Ginting
Owner Lontong Malam Insomnia, Muhammad Taufik Ginting (Tribun-Medan.com/Aqmarul Akhyar)

Menurut Taufik, pengunjung yang kerap datang ke Lontong Malam Insomnia sebagian besar merupakan kalangan anak kampus. Meskipun, Lontong Malam Insomnia pangsa pasarnya ialah semua kalangan.

Dalam hal ini juga, Taufik mengatakan khas dari Lontong Malam Insomnia yaitu toping yang berbeda dari lontong lain. Topingnya, terdiri dari ikan asin, serundeng, bumbu rendang, sambal, bumbu ayam goreng dan mi putih orek.

“Ya Lontong Malam Insomnia yang membuat beda itu dari, cita rasanya yang pedas dan rasa pedas itu sesuai request (permintaan) konsumen. Kemudian, topingnya ada ikan asin, serundeng, bumbu rendang, sambal, bumbu ayam goreng dan Mi putih orek. Paling utama dari lontong ini yaitu kebersihannya selalu kami jaga,” ucapnya.

Selain itu, harganya yang tak begitu memberatkan katong kosumen. Karena satu porsi lontong malam insomnia pakai telur, dibanderol dengan harga Rp 13 ribuan. Sementara, untuk harga satu porsi lontong malam insomnia di aplikasi online dibanderol Rp 15 ribuan perbungkus.

Selain menjajakan lontong, Taufik pun kini menyediakan beragam kuliner lain seperti nasi goreng kampung, sop ayam, sop daging, lupis, dan nasi guri, serta nasi sayur. Untuk harganya dari Rp 13 ribuan sampai Rp 20 ribuan per posi. Kemudian, nasi sayur atau nasi gurih di Insomnia ini terkenal dengan toping sayur daun ubi serta sambal terasinya.

Nah, bagi Anda yang ingin berkunjung atau menikmati lontong pada malam hari di Lontong Malam Insomnia. Bisa datang pada jam operasional dari pukul 16.00 WIB sampai pukul 02.00 WIB di Komplek Vila Setia Budi Abadi, Jalan Abadi Nomor A03, Tajung Rejo Kota Medan. Untuk kapasitas daya tampung pengunjung, warung Lonotng Malam Insomnia bisa menampung sekitar 70 orang.



Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul TRIBUN-MEDAN-WIKI: Lontong Malam Insomnia, Kuliner yang Lagi Hits di Medan, 
Penulis: Aqmarul Akhyar
Editor: Juang Naibaho

Team Direktori
Author: Team Direktori

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar